
Monday, 10 May 2021
DPP PAO : Turut Berduka Cita

Tuesday, 23 March 2021
AKSI SOLIDARITAS SOSIAL PAO KSB MENGGALANG DANA BANTUAN 12 RUMAH KORBAN KEBAKARAN DI KATEMAN

DPP PAO OPEN DONASI BANTUAN KEBAKARAN DI KATEMAN
Donasi Yang Kami Terima :
1. Uang
2. Pakaian
3. Sembako
4. Dll.
Kepada Donatur kami Ucapkan Terima Kasih Sebesar-besarnya, semoga Donasi yang di berikan mmenjadi Kebaikan serta dilipat gandakan Rejekinya dari Allah S.W.T. Aamiin
Ttd.
DPP PAO
Tuesday, 16 March 2021
DPP PAO MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA

Wednesday, 10 March 2021
RAPAT TERKAIT ADANYA BANGUNAN TIDAK TERSENTUH PENERTIBAN PASAR BANTARAN SUNGAI TEMBILAHAN

PANGLIMA PAO MENYAMPAIKAN UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA PEMERINTAH INHIL DAN INSTANSI TERKAIT KHUSUS DESPERINDAK
Friday, 5 March 2021
KELUARGA BESAR DPP PAO MENGUCAPKAN SELAMAT MILAD KEPADA INISIATOR/PENDIRI DAN KETUA UMUM PAO EDI HARIANTO SINDRANG

Salamakki mattemu taung, mammuare’i nasilennereng maneng minasatta. Naesseriwi pammase fuang seuwwae, natamatajang sining laleng lolangengta. Naesseriwi adisingeng, umuru malampee nennia sempo dalle. Aamiin
Arti :
Selamat ulang tahun, semoga terkabul semua impian selama ini. Tetap dalam limpahan berkah Tuhan Yang Maha Esa, segala urusannya dipermudah. Dibekali kesehatan, usia yang panjang dan rejeki yang mudah. Aamiin
Sunday, 28 February 2021
PANGLIMA PAO SUARAKAN HARAPAN WARGA LOKASI PASAR TEMBILAHAN KEPADA PEMERINTAH INHIL
Setelah mendapat pengaduan dari masyarakat yang mendiami Lokasi pasar tembilahan, bantaran sungai pelabuhan kampung betuah. Panglima PAO Anawawik langsung turun beserta anggota melakukan dialog terkait apa sebenarnya yang terjadi sehingga ada pengaduan yang masuk Dewan Pengurus Pusat Pallapi Arona Ogie, Setelah berbincang-bincang dengan warga setempat akhirnya Panglima menyampaikan apa harapan serta keinginan warga diseputaran Lokasi Pasar bantaran Sungai Pelabuhan Bertuah, kalaupun akan dibongkar masyarakat (pedagang) bangunannya harapan mereka memohon kepada Pemerintah memberikan solusi untuk tetap mencari nafkah untuk bertahan hidup. Menurut keterangan bangunan pasar ini sudah setahun lebih terbengkalai. Diharapkan pemerintah kabupaten inhil dalam hal ini Dinas terkait untuk segera memamfaatkan sehingga pasar bisa tertata dan rapi dan masyarakat dalam hal ini pedagang bisa berjualan dan mencari rezeki.
Saturday, 27 February 2021
MEDIASI PEMDA INHIL BERSAMA KELOMPOK TANI SINAR USAHA MAJU Vs. PT. THIP
Tuesday, 9 February 2021
Pemda Inhil Buktikan Tetap Berpihak Kepada Masyarakat
Friday, 5 February 2021
Pemerintah Inhil Lemah Dalam Membela Masyarakatnya Terhadap PT. THIP
Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Inhil diduga bermain mata dengan pihak perusahaan, dalam hal ini PT THIP Pelangiran.
Hal tersebut dikatakan Sekjen DPP Pallapi Arona Ogie (PAO) atau panglima PAO, Anawawik saat turun ke Desa Tanjung Simpang menutup akses sungai bagi PT THIP Pelangiran.
"Pemerintah terlihat lemah dan takut dengan perusahaan seolah-olah bermain mata, jika Pemda tidak bermain mata dengan PT THIP Pelangiran tolong pro kepada rakyat, bantu rakyat mendapatkan haknya atas MoU yang disepakati," kata Anawawik melalui pengeras suara saat melakukan blokade akses jalur PT THIP Pelangiran, Jum'at (5/2/2021).
Yang mana sebelumnya, MoU antara PT THIP Pelangiran dengan Sinar Usaha Maju ada beberapa poin, salah satunya pada poin ke-8 penjualan minyak kolam (miko) yang saat ini tidak berjalan.
MoU itu dilaksanakan di Hotel Premiere Pekanbaru 4 tahun lalu, pada tanggal 6 April 2016 dengan ditandatangani oleh Bupati Inhil, Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil saat itu bersama pihak PT THIP Pelangiran dan kelompok tani Sinar Usaha Maju.
"Kami juga sedang mendampingi beberapa kasus termasuk lahan masyarakat Sungai Bela Kecamatan Kuindra yang di serobot oleh PT IJA, sampai hari ini pemerintah diam membisu," ujarnya didampingi beberapa pengurus DPP PAO dan anggota PAO Kecamatan Pelangiran.
Diketahui Kelompok tani Sinar Usaha Maju memberikan surat kuasa kepada DPP PAO untuk menyelesaikan permasalahan kesepakatan MoU dengan PT THIP Pelangiran.
"Pemerintah bisa duduk menjabat karena rakyat jadi pemerintah harus pro dengan rakyat. Tolong segera respon tuntutan masyarakat dan kami tidak akan pulang sebelum pemerintah dan perusahaan terkait turun ke lapangan memberikan hak masyarakat," tutur Awi'e.
Ia meminta kepada pihak pemerintah dan anggota DPRD Inhil untuk merespon cepat. "Gunakan pengawasan, jangan hanya duduk nyaman di Kantor DPRD, kepada Bupati masyarakat anda butuh perhatian dan keadilan," terangnya.
Dipaparkan Awi'e PAO akan terus menjaga blokade selama 24 jam agar perusahaan PT THIP Pelangiran tidak bisa lalu lalang sampai diberikan hak masyarakat.
"Blokade ini semata-mata bentuk ketidakpuasan kepada pemerintah dan pihak PT THIP Pelangiran sebab MoU tidak direalisasikan," katanya.
Blokade jalur akses PT THIP Pelangiran disaksikan oleh pihak pemerintah Desa, aparat penegak hukum TNI dan Kepolisian.

























































