SAMBUTAN DPP PAO : ASSALAMU'ALAIKUMWARAHMATULLAHIWABARAKATUH, SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DEWAN PENGURUS PUSAT ORGANISASI ASSEDDINGENG WIJANNA OGIE DALAM BAHASA INDONESIA DIKENAL DENGAN NAMA PERSATUAN ANAK OGI (DPP-PAO) KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU, PAO ADALAH PERKUMPULAN WARGA MASYARAKAT SUKU BUGIS RANTAU DENGAN BERDASARKAN PANCASILA DAN UDD 45 SERTA DIBAWAH NAUNGAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) DENGAN TUJUAN MEMPERSATUKAN SEGENAP WARGA MASYARAKAT BUGIS SELURUH NUSANTARA MAUPUN MANCA NEGARA DENGAN VISI MISI - MASSEDDI RIPASSEDDI MAPPASSEDDI-TOPADA SIPAMMASE MASE - NIAT MADECENG PADATTA RUPA TAU TERUTAMA SEMPUGIKU TEGA-TEGAKI WANUA DI ONDROWI. WASSALAMU'ALAIKUMWARAHMATULLAHIWABARAKATUH

Tuesday, 3 November 2020

PERSIAPAN UPACARA DAN TABUR BUNGA DIMAKAM LETDA. M. BOYA SERTA LAUNCHING BUKU PERJUANGAN PAHLAWAN DARI INHIL


PAO.OR.ID:- Persiapan Upacara Dan Tabur Bunga Dimakam Letda. M. Boya Serta Launching Buku Perjuangan Pahlawan Dari Indragiri Hilir Provinsi Riau. dengan ini sekaligus menyampaikan kepada seluruh Anggota PAO-KSB untuk dapat hadir Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan ke 75 tahun, bersama PAO , AMMI , dan Pemuda Panca Marga, Bersama Dandim 0314 Inhil, Kapolres Inhil, serta Bupati Inhil, Insya Allah Akan Melaksanakan Agenda Kegiatan Ke Makam Pahlawan Letda M Boya.

Bertempat di Parit Raja, Desa Sungai Rukam Kecamatan Enok. Pada Hari Selasa 10 November 2020. Pukul 09.00wib. Sekaligus Tabur Bunga dan memperkenalkan Buku Catatan Perjuangan Letda M Boya. Sebelum Di Launching. 

Diharapkan Seluruh Warga PAO-KSB Yang Berkesempatan, Untuk Bisa Hadir Dilokasi Bersama Sama, 


Trima Kasih Atas Perhatiannya.
Ttd.


Panglima PAO

Cerita Singkat Sosok Pahlawan Indragiri Hilir
Letda. M. Boya, Bertaruh Nyawa Untuk Indragiri Hilir

    Apa yang terbayang di kepala Anda ketika melihat atau membaca tulisan nama M. Boya? Mungkin sebagian besar tidak tahu, tapi bagi masyarakat Indragiri Hilir dan Tembilahan khususnya akan ingat pada sebuah jalan protokol yang cukup besar di Tembilahan, ibukota Kabupaten Indragiri Hilir ini. Meskipun nama M. Boya memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indragiri Hilir, namun mereka tidak mengenal nama tersebut, apalagi generasi saat ini dan generasi yang memang sudah tidak mengetahui sejarah.

Muhammad Boya atau yang lebih dikenal dengan M. Boya seorang tentara berpangkat Letda adalah salah satu pejuang kemerdekaan yang mengusir penjajah dari Indragiri Hilir sampai akhir hayat tahun 1947. 

Saat Riau membentuk Barisan Pemuda Perjuangan (BPR) beranggotakan para pemuda Riau bekas Gyugun, Heiho, Kaigon dan Masyarakat. Pemerintah pusat kemudian menginstruksikan pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) beranggotakan para pemuda Riau bekas Gyugun, Heiho, Kaigun dan Masyarakat. Dan semua organisasi perjuangan yang ada harus bergabung dalam BKR. Koordinator BKR Riau adalah Hasan Basri yang terdiri dari tiga Batalyon, Yaitu Batalyon Pekanbaru (dibawah komano DI Panjaitan), Batalyon Bengkalis (dikomandoi Arifin Achad) dan Batalyon Indragiri (dikomandoi Thofa Hanafi). Di Kewedanan Tembilahan kemudian dibentuk BKR Tembilahan pada tanggal 9 Oktober 1945. Para 29 anggota terdiri dari pemuda-pemuda bekas Heiho, Gyugun dan Kaygon yang dipimpin oleh M. Boya.

M. Boya berjuang bersama rekan-rekannya untuk mempertahankan kemerdekaan hingga pada suatu hari di tahun 1947 M. Boya berjuang untuk terakhir kalinya. Beliau tewas ketika sedang berjuang mengusir penjajah dari Indragiri Hilir.

Sumber : keritangpunyacerita.blogspot.com













Letda M. Boya Voc. Wilman Arison


DRAMA PERJUANGAN LETDA M BOYA (PAHLAWAN INHIL)








No comments: